Indonesia Hebat : Indonesia Yang Dipimpin Oleh Presiden Yang Menolak Menyerah

Saya kian tak sabar menunggu gelaran piala Asia 2014. Tak usah ditanyakan sebabnya. Kawan pasti telah tahu. Ya, saya tak sabar sebab ingin menyaksikan aksi Garuda Jaya di Myanmar sana. Garuda Muda yang tak kenal kata gentar siapapun lawan tandingnya, tak jadi soal. Semua harus bisa dikalahkan. Tak ada tim yang tak bisa dikalahkan. Ada rasa optimis yang berkobar kencang di dada timnas ini. Rasanya, ingin cepat-cepat saja sampai di bulan Oktober. Ingin segera melihat dengan mata kepala sendiri, gaya sepakbola ‘pepepa’ milik timnas U-19. Melihat mereka, anak-anak bangsa yang  hebat yang selalu menolak menyerah untuk berhadap-hadapan dengan siapa saja. Semangat menolak menyerah, satu hal yang begitu kentara di timnas dibawah usia 19 tahun. Sebuah semangat, yang meledakkan motivasi untuk menjadi hebat, dengan sepenuh doa dan usaha.

Semangat menolak menyerah. Ya, semangat menolak menyerah. Itu dia modal utama kehebatan Garuda Jaya. Bicara dalam tataran bangsa, untuk jadi hebat, Indonesia pun sama. Bangsa ini harus memiliki semangat untuk menolak menyerah. Untuk itu Indonesia harus dipimpin oleh seorang yang tepat, seorang yang menolak menyerah pada keadaan apa saja.

Jangan katakan, bangsa kita, tak pernah mampu mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri, hingga mesti melakukan impor sana-sini. Pemimpin yang menolak menyerah, akan berupaya sekuat tenaga, untuk meningkatkan produksi pangan untuk pemenuhan pangan dalam negeri, sekaligus memutus rantai ketergantungan pada produk pangan impor.

Siapa yang berani mengatakan, jika negeri kita tidak kaya. Sumber daya alamnya melimpah ruah, hasil lautnya tercurah-curah, tapi kenapa kini menjadi negara yang begitu miris. Bahkan untuk sekedar garam pun, kita mesti mendatangkan dari negara lain. Padahal luas laut kita berkilo-kilometer panjangnya.

Indonesia membutuhkan pemimpin yang menolak menyerah pada rasa takut pada ketergantungan asing. Sudah saatnya, Indonesia kembali menguasi aset-aset bangsa yang selama ini dikuasai oleh asing. Freeport di Papua, Kantong-kantong minyak di Blok Cepu dan lain sebagainya, sudah saatnya, didaya gunakan untuk kesejahteraan bangsa. Bukan memperkaya satu dua pihak, apalagi pihak asing semata.

Indonesia membutuhkan pemimpin yang menolak menyerah pada korupsi yang seolah-olah telah menjadi tradisi bangsa. Padahal jelas bukan. Korupsi sekali-kali bukanlah tradisi bangsa Indonesia. Seorang pemimpin yang berani meneladankan hidup sederhana. Tak glamor. Pemimpin yang melawan korupsi, dimulai dari dirinya sendiri, jajaran menterinya, hingga terus kebawah. Pemimpin yang berani mendobrak tradisi birokrasi yang berbelit, menyusahkan rakyat. Pemimpin yang mengembalikan tugas pokok aparatur negara sebagai pelayan rakyat. Bukan sebaliknya, menjadikan rakyat sebagai pelayannya.

Indonesia membutuhkan pemimpin yang menolak menyerah untuk melunasi janji kemerdekaan bangsa :memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Seorang pemimpin yang pantang menyerah, untuk mewujudkan janji dalam kehidupan nyata. Bukan cuma mengumbar dan mengobral janji manis, pepesan kosong.

Indonesia membutuhkan Pemimpin yang menolak menyerah untuk mewujudkan Indonesia Hebat. Titik.

Iklan

Tentang In'am Al Fajar

Pendidik di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif Klesman Wonosobo, tholabah Ma'had Aly Pesantren Al Hikmah 2 Brebes Th.2008, --penyuka nasi goreng yang tengah menikmati proses belajar menulis.
Pos ini dipublikasikan di Kontes dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Indonesia Hebat : Indonesia Yang Dipimpin Oleh Presiden Yang Menolak Menyerah

  1. Fiu S berkata:

    wah roman-romannya pak ustadz mendukung partai bergambar banteng moncong putih nih ,,,,hehehehe pissssssssssssss….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s